|  Indonesia, WIB
Beranda › Regional › Banjir Bandang Landa Tiga Desa di Kabupaten Garut, 500 Jiwa Mengu...
Regional

Banjir Bandang Landa Tiga Desa di Kabupaten Garut, 500 Jiwa Mengungsi

Banjir Bandang Landa Tiga Desa di Kabupaten Garut, 500 Jiwa Mengungsi

Banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, pada Rabu dini hari, menyebabkan 500 jiwa mengungsi dan puluhan rumah rusak. Akibat meluapnya Sungai Cikajang, bencana ini juga menggenangi lahan pertanian dan merusak infrastruktur jalan serta jembatan antar-desa. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari dan mengerahkan tim gabungan untuk evakuasi serta distribusi bantuan.

Banjir bandang melanda tiga desa di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu (2/10/2026) dini hari. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, ketiga desa yang terdampak adalah Desa Cikajang, Desa Sukajaya, dan Desa Cihurip. Akibat bencana ini, sebanyak 126 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi ke posko pengungsian yang telah disiapkan di balai desa dan sekolah terdekat. Pemerintah Kabupaten Garut segera mengaktifkan posko komando untuk mengoordinasikan penanganan darurat di wilayah terdampak.

Dampak Banjir Bandang dan Respons Pemerintah Daerah

Banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai Cikajang setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan hulu sejak Selasa malam. Air bah menerjang permukiman warga dengan ketinggian mencapai 1,5 meter, merusak puluhan rumah, menghanyutkan hewan ternak, serta menggenangi lahan pertanian seluas kurang lebih 50 hektare. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban dan pendistribusian bantuan logistik.

Berdasarkan data sementara BPBD Garut, kerusakan yang tercatat meliputi:

  • 54 unit rumah rusak berat dan 32 unit rumah rusak ringan
  • Puluhan hewan ternak hanyut atau mati akibat terjangan banjir
  • Lahan pertanian padi seluas 50 hektare terendam dan diperkirakan mengalami gagal panen
  • Dua unit jembatan desa putus, sehingga menghambat akses distribusi bantuan

Pemerintah Kabupaten Garut melalui BPBD telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk wilayah terdampak selama tujuh hari ke depan. Posko pengungsian di balai desa dan sekolah terdekat masih menampung para pengungsi, sementara tim kesehatan diterjunkan untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir. Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, selimut, dan peralatan dapur darurat terus didistribusikan secara bertahap.

Kerusakan Infrastruktur dan Status Tanggap Darurat

Bencana banjir bandang ini juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar-desa di Kecamatan Cisewu. Jalan utama Desa Cikajang–Sukajaya terputus di beberapa titik akibat longsor dan genangan air. Kondisi ini menambah kerawanan wilayah terhadap isolasi dan memperlambat distribusi bantuan, yang memerlukan penanganan segera dari pemerintah daerah. BPBD Garut bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang telah mulai melakukan assessment terhadap kerusakan infrastruktur untuk menentukan prioritas perbaikan.

Status tanggap darurat yang berlaku selama tujuh hari ke depan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengerahkan sumber daya secara cepat dan terkoordinasi. Pemerintah Kabupaten Garut juga mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dukungan peralatan berat dan logistik tambahan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Catatan Strategis untuk Pemerintah Daerah: Bencana banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Cisewu menunjukkan perlunya penguatan sistem peringatan dini bencana di daerah hulu Sungai Cikajang. Pemerintah Kabupaten Garut direkomendasikan untuk segera melakukan pemetaan ulang zona rawan bencana di wilayah tersebut serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor dalam penanganan darurat dan rehabilitasi pascabencana. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak harus menjadi prioritas untuk memulihkan aksesibilitas dan mencegah isolasi wilayah.

Entitas dalam Berita
Organisasi: BPBD, TNI, Polri
Lokasi: Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Desa Cikajang, Desa Sukajaya, Desa Cihurip, Sungai Cikajang
Berita Terkait