|  Indonesia, WIB
Beranda › Nasional › Gangguan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya: KKB Bakar Gedung Seko...
Nasional

Gangguan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya: KKB Bakar Gedung Sekolah Dasar

Gangguan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya: KKB Bakar Gedung Sekolah Dasar

Pada Selasa, 29 September 2026, KKB membakar SD Negeri 2 Sugapa di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mengakibatkan kerusakan tiga ruang kelas dan perpustakaan. Aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengejaran terhadap delapan hingga sepuluh pelaku. Pemerintah daerah merespons dengan bantuan darurat dan koordinasi dengan Kodam XVIII/Kasuari untuk memperkuat keamanan teritorial di wilayah rawan tersebut.

Pada Selasa, 29 September 2026 pukul 21.00 WIT, terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar Gedung SD Negeri 2 Sugapa, mengakibatkan kerusakan parah pada tiga ruang kelas dan perpustakaan sekolah. Kapolres Intan Jaya AKBP Budi Santoso mengonfirmasi bahwa pelaku diperkirakan berjumlah 8 hingga 10 orang dan saat ini sedang dikejar oleh personel gabungan TNI-Polri. Kejadian ini menjadi perhatian serius dalam pemetaan keamanan teritorial di Papua, khususnya di Kabupaten Intan Jaya yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap aksi KKB.

Kronologi dan Dampak Operasi KKB di Intan Jaya

Aksi teror yang dilakukan oleh KKB ini bertujuan mengganggu stabilitas keamanan wilayah. Berdasarkan laporan dari Forkopimda Intan Jaya, api melahap habis tiga ruang kelas yang digunakan untuk belajar siswa kelas 1, 2, dan 3, serta ruang perpustakaan yang menyimpan buku-buku bantuan dari pemerintah. Akibatnya, proses belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke tenda darurat yang didirikan di halaman kantor Distrik Sugapa. Data kerusakan yang dicatat oleh Dinas Pendidikan setempat meliputi:

  • Tiga ruang kelas rusak berat (luas total sekitar 120 m²)
  • Perpustakaan dengan koleksi 500 buku habis terbakar
  • Meja, kursi, dan papan tulis di tiga kelas hangus
  • Dokumen administrasi sekolah ikut musnah

Kejadian ini memperkuat temuan pemetaan kerawanan di Kabupaten Intan Jaya yang menunjukkan bahwa distrik-distrik di sekitar Sugapa menjadi titik rawan aksi KKB. Sejak awal tahun 2026, tercatat setidaknya lima insiden serupa yang menargetkan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Papua Tengah. Ancaman keamanan teritorial di Intan Jaya memerlukan penanganan yang komprehensif untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat sipil.

Respons Aparat dan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Keamanan Teritorial

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Intan Jaya AKBP Budi Santoso menyatakan bahwa tim gabungan TNI-Polri telah melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku. Pihaknya juga memperketat patroli keamanan di sekitar Distrik Sugapa dan jalur akses menuju daerah tersebut. Forkopimda Intan Jaya mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi operasi keamanan guna mengurangi risiko bentrokan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya, Melianus Wenda, mengonfirmasi bahwa proses belajar mengajar dialihkan ke tenda darurat di halaman kantor distrik terdekat. Bantuan dari Kementerian Pendidikan Wilayah Papua turut disalurkan pada 1 Oktober 2026 berupa:

  • Paket buku pelajaran untuk 120 siswa
  • Alat tulis (pensil, buku tulis, penghapus) sebanyak 200 paket
  • Dana darurat sebesar Rp50 juta untuk pembangunan kembali ruang kelas

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kodam XVIII/Kasuari untuk memperkuat sistem keamanan teritorial di wilayah Intan Jaya. Langkah ini dianggap krusial mengingat KKB kerap memanfaatkan medan pegunungan yang sulit dijangkau sebagai basis operasi. Rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah adalah mempercepat program pembangunan infrastruktur dasar dan meningkatkan layanan pendidikan serta kesehatan di daerah rawan, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh propaganda kelompok separatis. Selain itu, penguatan intelijen dan patroli gabungan secara konsisten di titik-titik rawan perlu dilakukan untuk mencegah terulangnya aksi serupa.

Entitas dalam Berita
Tokoh: AKBP Budi Santoso
Organisasi: KKB, TNI-Polri, Forkopimda Intan Jaya, Kementerian Pendidikan Wilayah Papua, SD Negeri 2 Sugapa
Lokasi: Kabupaten Intan Jaya, Distrik Sugapa, Provinsi Papua Tengah
Berita Terkait