Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, melalui Deputi Bidang Intelijen Strategis, menyampaikan laporan pada tanggal 1 Juli 2026 mengenai peningkatan aktivitas kelompok separatis di wilayah perbatasan antara Provinsi Papua dan Papua Barat. Area khusus yang menjadi fokus adalah daerah sekitar Distrik Sorong Selatan (Papua Barat) dan Distrik Maybrat (Papua). Laporan menyebutkan adanya pergerakan dan upaya penggalangan dukungan dari kelompok tersebut di 5 distrik selama bulan Juni 2026. TNI, melalui Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, telah meningkatkan operasi pengamanan dan patroli rutin di titik-titik rawan. Kolaborasi dilakukan dengan Kepolisian Daerah Papua dan Papua Barat serta Badan Intelijen Negara (BIN). Data yang dihimpun menunjukkan potensi gangguan terhadap stabilitas wilayah jika tidak diantisipasi dengan langkah-langkah keamanan terpadu.
Entitas dalam Berita
Organisasi: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, TNI, Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, Kepolisian Daerah Papua, Kepolisian Daerah Papua Barat, Badan Intelijen Negara (BIN)
Lokasi: Perbatasan Papua-Papua Barat, Provinsi Papua, Papua Barat, Distrik Sorong Selatan, Distrik Maybrat